Beranda Berita Lokal Perahu Baja Kuno Peninggalan Kolonial Ikon Baru di Taman “Tirta Sari” Sragen

Perahu Baja Kuno Peninggalan Kolonial Ikon Baru di Taman “Tirta Sari” Sragen

88
0

Taman “Tirta Sari” Kabupaten Sragen, merupakan salah satu sarana Publik Space, sebagai ruang untuk berinteraksi warga masyarakat Kabupaten Sragen. Taman “Tirta Sari” Kabupaten Sragen, mulai dibuka untuk Umum sejak 01 Februari 2018, mulai dari Pukul 07.00 WIB – 17.00 WIB. Untuk mewujudkan Taman “Tirta Sari” sebagai ruang publik yang represtatif, Pemerintah Kabupaten Sragen terus berupaya, mempercantik Taman “Tirta Sari” Kabupaten Sragen. Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab. Sragen, adalah dengan menerjunkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sragen untuk bergotongroyong membersihkan area Taman “Tirta Sari” Kabupaten Sragen, pada Jum’at pagi, 08 Februari 2019. Bupati Sragen dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, saat dimintai keterangan disela-sela kegiatan menjelaskan, Taman “Tirta Sari” Kabupaten Sragen akan terus dipercantik dan diperbaiki. Beberapa Fasilitas yang disediakan meliputi penyediaan Gazebo, Taman Bermain Anak, Taman Bunga, Spot Selfie, Jogging Track, serta dilengkapi dengan berbagai Satwa, seperti Kelinci, Merpati hingga Rusa. Sementara untuk memanjakan pengunjung yang gemar ber-Selfie, akan di tempatkan Perahu Baja kuno peninggalan kolonial, sebagai ikon baru di Taman “Tirta Sari” Kabupaten Sragen. Guna mengetahui detail mengenai Perahu peninggalan kolonial tersebut, Pemkab. Sragen masih menantikan informasi lebih lanjut, dari Tim Ahli – Balai Konservasi Yogyakarta.

Terkait dengan evakuasi Perahu Baja kuno peninggalan kolonial tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen Drs. Nugroho Eko Prabowo, MM, menjelaskan Perahu tersebut dievakuasi dan diletakkan di Taman “Tirta Sari” Sragen, pada Kamis, 07 Februari 2019, bertolak dari Lokasi awal, di Dukuh Jarak, Desa Karanganyar, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen. Perahu Baja kuno tersebut, diperkirakan memiliki berat lebih dari 5 Ton, panjang 8,9 Meter, lebar 2,26 Meter, dan tinggi 95 Cm. Evakuasi dimulai Pukul 09.18 WIB, dengan cara ditarik menggunakan Truk Derek.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here