World Clean Up Day 2018 di Sragen

0
57
views

Jum’at, 14 September 2018, Pemerintah Kabupaten Sragen melaksanakan Gerakan Pungut Sampah di beberapa titik, diantaranya Pasar Bunder Sragen, Tekhnopark Sragen, dan di lingkungan OPD masing masing. Aksi ini sebagai tindak lanjut pencananangan World Clean Up Day yang dilaksanakan serentak di 150 negara. Dalam sambutannya di Pasar Bunder Sragen, Bupati Sragen – dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjelaskan, dipilihnya Pasar Bunder sebagai salah satu tempat untuk menggelar kegiatan pungut sampah, terkait rencana Pasar Bunder Sragen yang akan menjadi pasar dengan Standar Nasional. Kegiatan pungut sampah merupakan salah satu cara untuk peduli lingkungan. Bupati menambahkan, saat ini, kesadaran untuk sadar lingkungan masyarakat di Sragen belum cukup tinggi untuk membuang sampah di tempat sampah. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sragen berencana akan membentuk sebuah peraturan baru agar tiap warung di Kabupaten Sragen memiliki tempat sampah. Selain itu, pihaknya juga merencanakan adanya tempat pengelolaan sampah di Sragen.
Pada hari yang sama, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sragen, bekerjasama dengan Polres Sragen, juga melaksanakan kegiatan Pungut Sampah bertempat di Alun Alun Sragen. Ditemui di sela – sela kegiatan, Kalapas Kelas II A Sragen – Yoseph Benyamin Yembise mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan sinergitas untuk melakukan aksi sosial. Pada kesempatan tersebut, Lapas Sragen menerjunkan 20 orang narapidana, yang berasal dari narapidana tindak pidana umum dan mendekati 2/3 masa hukuman atau sudah hampir bebas. Yoseph Benyamin Yembise menambahkan, merupakan kewajiban lapas untuk memberikan pembekalan kepada narapidana yang hampir bebas, salah satunya dengan kegiatan asimilasi bakti sosial, dan lain lain.
Sampah sampah yang dikumpulkan di Sragen ini, nantinya akan dikirim ke Dinas Lingkungan Hidup Propinsi Jawa Tengah.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here