Beranda Berita Lokal Sragen Berkomitmen Wujudkan Kabupaten Bebas Korupsi

Sragen Berkomitmen Wujudkan Kabupaten Bebas Korupsi

97
0

“Korupsi” bukan lagi sebuah kejahatan yang biasa, dalam perkembangannya, “Korupsi” telah terjadi secara Sistematis dan Meluas. Menimbulkan Dampak Negatif terhadap Demokrasi, Bidang Ekonomi, dan Kesejahteraan Umum Negara. Inspektur Inspektorat Kabupaten Sragen Dr. Wahyu Widayat, SH, M.Si, selaku Wakil Ketua – Satgas “Saber Pungli” Kabupaten Sragen, saat dimintai keterangan, di sela-sela Kegiatan Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2018 Kabupaten Sragen, menjelaskan “Korupsi” kini dianggap, sebagai Kejahatan Luar Biasa, atau Extra Ordinary Crime. Untuk itu seluruh lapisan Masyarakat, harus dibekali Pengetahuan tentang bahaya laten Korupsi dan Pencegahannya. Terkait dengan hal tersebut Tim Satgas “Saber Pungli” Kabupaten Sragen, gencar menggelar Sosialisasi kepada Masyarakat di Wilayah Kabupaten Sragen. Kedepan Tim Satgas “Saber Pungli” Kabupaten Sragen, akan menggandeng LPPL – Radio “Buana Asri” Sragen, untuk mengawal kegiatan Sosialisasi “Saber Pungli” kepada masyarakat di Wilayah Kabupaten Sragen. Selain itu Sosialisasi juga akan diperluas di seluruh SKPD Kabupaten Sragen, Sekolah-Sekolah, serta Asosiasi Masyarakat, Darma Wanita dan PKK.

Dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2018 Kabupaten Sragen, di Warnai dengan serangkaian Kegiatan meliputi Pencanangan Zona Integritas, Penandatanganan Fakta Integritas, Pembacaan Maklumat, serta Penandatanganan Dukungan Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi oleh Pemerintah Kabupaten Sragen, FORKOPIMDA Kabupaten Sragen, Kepala SKPD, Pimpinan BUMN, BUMD, BUMS, dan Masyarakat Umum. Sementara Bupati Sragen dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyatakan, Pemerintah Kabupaten Sragen berkomitmen, untuk mewujudkan Kabupaten Sragen sebagai Daerah Bebas “Korupsi”. Bupati meminta dukungan dari seluruh Warga Masyarakat, karena hal tersebut akan terealisasi jika ada dukungan dari 2 Arah. Dari Internal Pemerintah akan memperbaiki Sistem, sementara Masyarakat turut mengawasi dan memberikan informasi, jika ditemukan indikasi “Korupsi”.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here