Beranda Berita Lokal Ratusan ASN Sragen Ikuti Upacara HUT KORPRI, HUT PGRI dan HGN

Ratusan ASN Sragen Ikuti Upacara HUT KORPRI, HUT PGRI dan HGN

95
0

Bertempat di Halaman Kantor Setda. Sragen, Kamis, 29 November 2018, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), Organisasi Wanita (Orwan) serta mahasiswa dan pelajar di Kabupaten Sragen mengikuti upacara bendera dalam rangka “Peringatan HUT ke-47 KORPRI, HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Kabupaten Sragen Tahun 2018”. Bertindak selaku Pembina Upacara Bupati Sragen dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Dalam sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang dibacakan Bupati Sragen dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati bahwa Presiden mengapresiasi tema HUT ke-47 KORPRI, yaitu, “KORPRI Melayani, Bekerja dan Menyatukan Bangsa”. Presiden berpesan kepada anggota KORPRI untuk menjadikan momentum pelaksanaan pemilihan legislatif dan pilpres tahun 2019 sebagai netralitas dan profesionalisme ASN dalam menerapkan Panca Prasetya KORPRI. Pengabdian anggota KORPRI bukanlah kepada kepentingan kelompok maupun individu, melainkan pengabdian kepada negara, bangsa dan rakyat. Presiden meminta anggota KORPRI untuk fokus energi pada intisari memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat. Sehingga, setiap anggota KORPRI menjadi aset bangsa yang menjadi solusi bangsa. Diharapkan, anggota KORPRI untuk terus berinovasi agar pelayanan publik semakin murah, cepat, akurat dan semakin baik.
Sementara, terkait peringatan HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN), sesuai dengan isi pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P yang dibacakan Bupati, dijelaskan bahwa paling tidak ada tiga ciri guru profesional yang harus dimiliki oleh para guru saat ini. Pertama, harus memenuhi kompetensi dan keahlian inti sebagai pendidik. Perubahan zaman mendorong guru, agar dapat menghadirkan pembelajaran abad 21, yaitu, menyiapkan peserta didik untuk memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, inovatif, komunikatif, dan mampu berkolaborasi. Kedua, guru hendaknya membangun kesejawatan. Guru harus terus belajar, mengembangkan diri, dan meningkatkan kecakapan untuk mengikuti laju perubahan zaman. Ketiga, guru juga harus mampu merawat jiwa sosialnya. Dimana, guru Indonesia adalah para pejuang pendidikan yang sesungguhnya, yang menjalankan peran, tugas, dan tanggung jawab mulia sebagai panggilan jiwa.
Usai upacara bendera, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat berupa 6 buah bak penampungan dari KORPRI Kabupaten Sragen, yang diserahkan oleh Bupati kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen Sugeng Priyono, SH.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here