Pasar Bunder Sragen Mendapat Sertifikat SNI

0
42
views

Setelah melalui beberapa tahapan, akhirnya Pasar Bunder, Kabupaten Sragen meraih predikat sebagai Pasar Rakyat Berstandar Nasional. Penyerahan sertifikat Pasar SNI diberikan Sekretaris Utama Badan Standarisasi Nasional DR. Ir. Puji Winarni, MA, kepada Sekda. Kabupaten Sragen Drs. Tatag Prabawanto, B, MM, pada hari Rabu, 14 November 2018. Hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sragen Bambang Samekto, SH, MH, Asisten I dan II Sekda. Sragen, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen Un. Sugihartono, SE, MM, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Drs. Santoso, Msi, Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli Restu Pratiwi, dan Direktur Sarana Distribusi Logistik Kementrian Perdagangan RI Sihar Hardjopan Pohan, SH, MM. Acara diawali Talkshow dengan tema “Berbagi Pengetahuan Penerapan SNI Pasar Rakyat”. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Drs. Santoso, Msi, disela-sela acara menyampaikan, pada tahun 2018 ini Pasar Bunder, Sragen mendapatkan peringkat ke-4 pasar yang berlabel SNI. Dari 995 pasar rakyat di Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang dibina oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, baru 4 Pasar yang berlabel atau mendapatkan sertifikat SNI. Dengan sertifikat SNI tersebut, diharapkan bisa mendorong bagi pasar-pasar lain yang ada di Jawa Tengah, minimal ada 25% bersertifikat SNI. Karena, sertifikat SNI merupakan jaminan dan kepercayaan bagi masyarakat yang akan berbelanja. Lebih lanjut dijelaskan, 4 pasar rakyat di Jawa Tengah yang sudah mendapatkan sertifikat SNI diantaranya, Pasar Legi, Temanggung, Pasar Tanggul, Surakarta, Pasar Legi, Banyumas, dan Pasar Bunder, Sragen. Dengan sertifikat SNI tersebut, diharapkan bisa dipertahankan, dan seluruh stakeholder sudah siap untuk mempertahankan dan melaksanakan SOP pasar rakyat sebagai pasar yang berstandar SNI.
Program Pasar Sejahtera tersebut merupakan kerjasama antara Badan Standarisasi Nasional (BSN) dengan Yayasan Danamon Peduli. Kerjasama tersebut, sebagai bentuk dukungan pemerintah dan swasta untuk mewujudkan pasar rakyat sebagai sarana perdagangan yang kompetitif dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan, pertokoan, dan mall. Sehingga diharapkan, dapat meningkatkan perlindungan terhadap konsumen sekaligus kesejahteraan para pedagang.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here