Kasus Bunuh Diri di Sragen Tahun 2017 Meningkat Drastis

0
143
views

Angka kasus bunuh diri sepanjang 2017 di Kabupaten Sragen meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun 2016. Berdasarkan data Polres Sragen, terjadi 29 kasus bunuh diri tahun 2017. Sedangkan pada tahun lalu tercatat 20 kasus bunuh diri. Artinya, terjadi peningkatan sebanyak sembilan kasus. Penjelasan tersebut disampaikan Kapolres Sragen – AKBP Arif Budiman, saat menggelar pers rilis akhir tahun 2017 di Mapolres Sragen. AKBP Arif Budiman mengungkapkan, fenomena tingginya angka bunuh diri menjadi salah satu fokus penanganan Polres Sragen bersama stakeholder terkait seperti Pemkab Sragen, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sragen, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kejadian bunuh diri di Sragen, didominasi karena faktor ekonomi, sosial, dan kesehatan. 29 kasus bunuh diri tahun 2017 mayoritas dilakukan dengan cara gantung diri.
Di kesempatan yang sama, Kepala Kesbangpolinmas Sragen – Heru Martono mengakui, angka kasus bunuh diri di Sragen tahun 2017 sudah sangat mengkhawatirkan. Hal ini membutuhkan kerja keras dari semua pihak , mulai dari Pemkab, Polres, Kodim, termasuk tokoh atau pemuka berbagai agama yang ada. Pihaknya akan melakukan sosialisasi terus menerus untuk menekan angka kejadian bunuh diri di Sragen di tahun 2018.
Sementara, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sragen – Purwadi mengatakan, salah satu masalah kesehatan yang jadi penyebab tindakan bunuh diri warga yaitu penyakit HIV/AIDS. Karena depresi mengidap penyakit tersebut, yang bersangkutan mengambil jalan pintas dengan bunuh diri.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here