215 Penerima Manfaat Menerima Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif

0
33
views

Dalam rangka memberdayakan keluarga miskin atau tidak mampu dan keluarga rentan sosial ekonomi di Kabupaten Sragen, Dinas Sosial (Dinsos) bekerjasama dengan Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPT-PK) Kabupaten Sragen, Pagi tadi, 09 Oktober 2018 menggelar acara “Bimbingan dan Penyerahan Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif Keluarga Rawan Sosial Ekonomi Tahun 2018”, di Ruang Sukowati – Setda. Kabupaten Sragen. Dalam acara tersebut, sebanyak 215 penerima manfaat yang teralokasikan di 14 Kecamatan di Kabupaten Sragen menerima bantuan masing-masing 2 Juta Rupiah. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sragen Drs. Supriyatno mengungkapkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk merubah pola pikir dan sikap mental keluarga miskin dari pasif menjadi aktif usaha mandiri atau produktif, serta meningkatkan usaha ekonomi keluarga miskin melalui usaha mandiri. Sehingga, bisa menjadi keluarga yang bahagia sejahtera. Diharapkan, bantuan tersebut bisa mendorong keluarga yang rawan sosial ekonomi dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuannya serta kemandiriannya untuk bisa mandiri dalam menghadapi gejolak sosial ekonomi.
Sementara, Bupati Sragen dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dalam sambutannya mengatakan, seperti slogan “Yen Ora Obah Ora Mamah”, yang artinya masyarakat Sragen harus mandiri dan meningkatkan usaha ekonomi keluarganya. Bupati berharap, bantuan yang diberikan Pemerintah sebesar 2 Juta Rupiah tersebut, harus digunakan dan dimanfaatkan tepat sasaran. Bupati menginginkan, ke depan dinas terkait untuk mensurvei perkembangan keberhasilan dari bantuan tersebut.
Senada juga diungkapkan Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, SE, bahwa bantuan tersebut merupakan suatu amanah dan diharapkan usaha yang dilakukan masyarakat Sragen saat ini, bisa berkembang jauh lebih besar. Sehingga, mampu meningkatkan ketahanan sosial ekonomi keluarga.
Bantuan sebesar 2 Juta Rupiah tersebut, disalurkan melalui rekening tabungan BKK masing-masing penerima bantuan dan dimanfaatkan untuk modal usaha sesuai usulan. Penerima bantuan wajib membuat laporan pemanfaatan bantuan disertai Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) paling lama 7 hari setelah dibelanjakan.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here